Prosedur Percobaan Mikrobiologi

October 18, 2009 at 4:29 am (Farmasi)

2.4 Prosedur Percobaan

2.4.1 Penyiapan Alat Steril

  1. Siapkan alat steril yang sudah bersih dan kering seperti yang tertera pada tabel berikut :
  2. Bagian ‘mulut’ tabung reaksi di sumbat dengan gulungan kapas, dapat juga dilapisi lagi dengan kasa. Satukan beberapa tabung reaksi kemudian ikat dengan tali sehingga tidak ada tabung yang lepas. Satu ikatan terdiri dari 5-10 tabung.
  3. Bagian pipet yang akan dimasukkan dalam ‘mulut’ disisipkan gulungan sedikit kapas dengan longgar, sehingga aliran masuk/keluar cairan dalam pipet terjadi dengan mudah.
  4. Pipet dibungkus dengan kertas coklat sedemikian rupa (dililit/berputar) sehingga kedua ujung pipet dijamin tidak kontak dengan udara. Ujung pipet yang akan masuk ‘mulut’ diberikan ‘untaian’ untuk membedakanya dengan ujung yang lain. Bagian inilah yang boleh dibuka lebih dulu dan dipegang tangan.
  5. Cawan petri dibungkus dengan kertas coklat seperti ‘kado’ dengan arah kertas memanjang dengan jumlah genap (2,4,6,8) setiap bungkusnya. Ujung kertas kemudian dilipat ke bawah, sehingga dijamin tidak ada kontak dengan udara. Setiap pekerjaan yang menggunakan cawan petri harus dibuat dua ulangan (duplo). Apa tujuannya ?
  6. Bagian mulut erlenmeyer ditutup dengan gulungan kapas yang telah dilapis lagi dengan kasa sehingga kapas tidak akan menempel pada mulut erlenmeyer. Mengapa demikian ?
  7. Semua alat yang telah dibungkus dapat disterilkan dalam oven 1700C selama 2 jam atau dalam autoklaf suhu 1210C selama 15 menit.

NO

NAMA ALAT

JUMLAH/KELOMPOK

1.

Cawan petri

6

2.

Tabung reaksi

5

3.

Pipet media

1

4.

Pipet ukur 5ml/10ml

1

5.

Erlenmeyer 250 ml

1

2.4.2 Penyiapan Media Pertumbuhan Mikroorganisme

  1. Siapkan media NA, MCA, MSA, SDA, NB, LB, TSIA, SCA. Siapkan juga kertas timbang (perkamen) dan spatel sendok.
  2. Baca etiket semua wadah media dengan baik, menyangkut jumlah bahan yang perlu ditimbang dan cara pembuatannya. Misalnya : untuk media NA perlu penimbangan 30 gram untuk membuat 1000 mL media.
  3. Hitunglah volume serbuk media yang perlu ditimbang untuk membuat media sebanyak 100 mL. Volume media yang dibuat maksimal mengisi ¾ volume wadah (tidak penuh).
  4. Masukkan media yang telah ditimbang ke dalam erlenmeyer (bersih tetapi tidak perlu steril), kemudian ditambahkan setengah bagian air yang diperlukan (sekitar 50 mL). Aduk media sehingga tidak ada yang menggumpal, kemudian dipanaskan di atas api kecil. Pengadukan harus terus dilakukan sampai semua media terlarut sempurna. Air yang tersisa ditambahkan ke dalam erlenmeyer sampai tepat 100 mL (pengukuran tidak perlu sangat kuantitatif, jadi gunakan skala pada erlenmeyer saja).
  5. Media yang dibuat harus dipanaskan sampai mendidih untuk mengoptimalkan fungsi komponen agar-agar dalam media. Hati-hati dengan buih yang sangat banyak. Larutan yang telah jernih dan mendidih dalam erlenmeyer segera disisihkan, kemudian wadah ditutup dengan gulungan kapas yang dilapisi dengan kasa. Larutan media ini siap untuk disterilisasi.

Tabel 1.3 : Bahan Percobaan

NO

NAMA BAHAN/

ALAT

VOLUME/

KELOMPOK

MEDIA TEGAK

MEDIA MIRING

MEDIA PELET

1.

Media NA

30 mL

1

1

1

2.

Media MCA

30 mL

1

1

1

3.

Media SDA

30 mL

1

1

1

4.

Media TSIA

10 mL

2

5.

Media SC

5 mL

1

6.

Media LB

100 mL

15

2.4.3 Sterilisasi Alat dan Media Pertumbuhan

  1. Isikan aquadest ke dalam autoklaf sampai pada batas yang ditentukan kemudian pasanglah saringan alat yang akan digunakan sebagai tempat alat gelas yang akan disterilkan. Perhatian : aquadest yang akan dipakai untuk sterilisasi alat dan media harus benar-benar baru, untuk menghindari kontaminasi. Akan lebih aman jika autoklaf yang dipakai untuk sterilisasi dan destruksi berlainan (bukan alat yang sama).
  2. Alat-alat gelas dan wadah media pertumbuhan dimasukkan dalam autoklaf, pasang kunci pengaman dengan benar, kemudian suhu dipasang pada suhu 1210C. Waktu sterilisasi dihitung selama 15 menit setelah suhu yang diperlukan tercapai.
  3. Setelah selesai sterilisasi, keluarkan uap dalam autoklaf sampai habis (ditandai dengan skala nol), kemudian kunci pengaman autoklaf dibuka dan alat gelas/media dikeluarkan.
  4. Media yang telah steril ini baru dapat dipakai setelah suhunya sekitar 450C. Bila media belum akan dipakai, dapat disimpan dalam lemari pendingin bila suhunya sudah sama dengan suhu kamar.
  5. Alat steril yang masih ‘berembun’, dimasukkan dulu dalam oven suhu 700C selama 10 – 15 menit hingga semua air menguap, baru dapat dipergunakan dalam percobaan. Alat steril dapat disimpan selama maksimal 3 hari pada tempat kering. Alat harus disterilkan kembali bila akan dipakai bila telah disimpan lebih dari 3 hari.

2.4.4 Media Inokulasi (Tegak, Miring, Pelat)

  1. Siapkan beberapa alat steril dan suspensi isolat mikroorganisme dari air limbah berikut : Isolat putih, kuning, jingga, abu-abu, yang lain bila ada. Bila terdapat beberapa koloni dengan warna yang sama, inokulasi dilakukan pada koloni berdasarkan perbedaan bentuk, tepi koloni, atau cirri lain yang spesifik.
  2. Tuang media pertumbuhan yang telah bersuhu 450C ke dalam tabung reaksi, kemudian atur posisi tabung sehingga akan dihasilkan tabung media tegak dan tabung media miring. Media pelat dibuat dalam cawan petri.

Kata kunci : aseptis, sterilisasi kering, sterilisasi basah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: